Sunday, February 24, 2008

Metode Perkawinan kucing Persia

Pemilik kucing persia harus mengetahui dan selalu mengontrol karakter dan keadaan kucingnya apalagi ketika kucing tersebut sedang birahi, hal ini dilakukan untuk menghindari perkawinan inbreeding dan dapat menangani perkawinan secara benar.

  • Masa birahi

Kucing betina pertama kali birahi saat berumur 7-8 bulan atau 10-11 bulan dimana berlangsung selama 7-10 hari, dan siklus birahi akan berulang setelah 1,2-3 bulan. Tanda kucing betina birahi antara lain suara menjadi berat dan keras, suka berguling- guling, agresif, dan nafsu makan menurun.

Kucing betina sebaiknya tidak dikawinkan sebelum berumur 1 tahun dengan berat minimum 6 pound (sekitar 2,7 kilo). Pemilik perlu memperhatikan timbulnya pyometra sehingga menyebabkan penundaan breeding sampai beberapa kali.

Pyometra adalah infeksi uterus karena penumpukan hormone progesterone, dan berakibat adanya penebalan dinding uterus dan berpotensi tumbuhnya bakteri, dan jika terjadi pyometra maka harus diambil uterusnya agar tidak terjadi kematian.

Pemilik kucing harus selalu memperhatikan kesehatan kucing persia miliknya karena ini merupakan prioritas utama sebelum memutuskan untuk re-breeding. Kucing betina yang dalam masa menyusui dan membesarkan anak-anaknya sebelum anaknya lepas sapih (umur 3 bulan) jangan dikawinkan terlebih dahulu. Formula minimum untuk periode re-breeding adalah 3bulan + perbulan dari jumlah anak yang dilahirkan dan disusui.

Masa birahi kucing jantan berbeda-beda, tetapi biasanya terjadi pada umur satu tahun atau lebih. Tanda kucing jantan birahi yaitu suara mulai keras, suka mengeong, dan kalau melihat kucing betina ingin cepat menaikinya.

  • Pemeriksaan sebelum perkawinan

Dilakukan pemeriksaan terutama pada kucing betina, yaitu :

ü Vaksinasi

Tujuan vaksinasi adalah agar anak yang dilahirkan bisa memperoleh nutrisi yang baik dari induk yang bebas penyakit, sehingga anaknya bisa gemuk dan sehat.

ü Pemberian obat cacing

Tujuannya adalah agar anak kucing yang dilahirkan tidak cacingan.

ü Kondisi kesehatan

Sebelum dikawinkan kucing betina harus dipastikan dalam keadaan sehat, tidak kurus, kulit dan bulu tidak bermasalah. Tujuannya agar proses perkawianan lancer, proses persalinan lancar, dan anak yang dilahirkan tidak mengalami masalah akibat tertular penyakit dari induknya.

Kucing jantan hanya diperiksa seperti biasanya (general checkup).

  • Proses perkawinan

Cara mengawinkan kucing Persia :

ü Kucing jantan dan betina didekatkan tetapi tidak dalam satu kandang. Proses ini sebagai pengenalan dan penentuan proses selanjutnya. Jika berjalan lancar maka membutuhkan waktu antara 1-2 hari.

ü Proses perkawinan dapat dilangsungkan dan biasanya berjalan secara alami. Pejantan akan mendekati betina, menciumi kemaluan betina, mulai menaiki sambil menggigit tengkuk betina, dan berlangsunglah perkawinan. Saat berlangsung penetrasi, biasanya betina mengerang keras lalu berguling dan sambil menjilati kemaluannya.

ü Ada kalanya betina sulit dikawini pejantan karena salah posisi (miring, terlentang, pinggul tidak diangkat). Jika hal ini terjadi maka kita dapat membantunya dengan memegang betina pada posisi yang benar. Keberhasilan proses ini tergantung pada kemauan, kemampuan, pengalaman, dan kesabaran pejantan menghadapi betina.

Proses kedua dan ketiga akan berlangsung 2-7 hari dan setelah itu pejantan dan betina bisa dipisahkan.

Sebaiknya mating dilakukan 3-4 kali per hari dalam jangka waktu 2-3 hari berturutan, setelah itu pisahkan pejantan dan betinanya sampai kita yakin terjadinya kehamilan. Bila proses kehamilan gagal biasanya betina akan mengalami estrus lagi. Sebaiknya proses perkawinan juga diawasi, paling tidak kita menyaksikan bahwa proses tersebut berhasil yang ditandai dengan betina yang berguling-guling dan marah bila didekati oleh pejantannya.

Tidak seperti breeding pada anjing, telur kucing akan dijatuhkan setelah proses breeding terjadi, dan semuanya dijatuhkan sekaligus. Oleh karena itu betina akan berguling-guling dalam rangka menjatuhkan telurnya agar bisa bertemu dengan sperma yang ditinggalkan pejantannya.

Biasanya (tidak selalu) dalam 24 jam atau 48 jam setelah proses matting, betina akan berhenti memberikan tanda2 birahinya (berteriak2, berguling-guling, merintih2). Ini menandakan bahwa proses pembuahan telah terjadi. Dan kemudian dalam hari ke 21 sudah bisa di cek apakah puting susunya membesar dan berubah warna menjadi pink. Pada beberapa kucing Persia, perubahan bisa saja terjadi pada 1 bulan pertama atau bahkan pada minggu ke 6.

Kadang-kadang antara hari ke 21-28, betina menunjukkan gejala2 heat lagi yang terjadi karena perubahan hormonal. Atau juga terjadi pada minggu ke 6 dimana dia mulai merasakan pergerakan anak didalam perutnya. Pada masa ini, biasanya dia akan mencari tempat untuk sembunyi untuk melahirkan. Pastikan bahwa tersedia tempat yang tenang dari gangguan kucing lain sebelum proses kelahiran terjadi.

Kucing betina biasanya mengalami masa kehamilan antara 59-68 hari. Untuk mempermudah perhitungan, kita bisa mengambil angka rata2 63-65 hari dihitung dari hari pertama kita mulai mengawinkan (asumsi terjadi pembuahan pada hari pertama). Gunakan calendar untuk menandai masa kawin dan kemungkinan masa kelahiran. Hal sangat penting bagi kita sebagai pemilik untuk mengevaluasi kondisi kehamilan terutama menjelang minggu-minggu terakhir. Diskusikan perkembangan dengan dokter hewan untuk memastikan kesehatannya.

sumber vet-klinik

7 komentar:

mochi mysweety said...

salam pertama......siip.

Anonymous said...

Kalo ada yang mau kawin'in dgn pejantan persia ku warna putih, lokasi di kalimalang jakarta timur, please email ya ke moh dot dzulkarnaen add gmail dot com

Anonymous said...

emang semudah itu?
Kayaknya cuma teory aja. Prakteknya susah. Kucingku jantan sampai umur 2th 3 bln tetap perjaka. Cos ceweknya gak ada yang mau dikawinin. udah aku coba 4 kucing betina semuanya jadi galak2 klo dideketin kucingku... Capek jadinya klo mbaca teori thok.

djarwoloveminoel said...

klo kucing saya pejantan

^( jenis himalaya katanya waktu beli gitu, tapi setelah saya baca buku tentang jenis kucing, kok kriteria kucing birman sama yah kayak kucingku himalaya )
^ ( dan kenapa yah, kucing pejantan ku itu galak, klo ngelihat kucing dewasa, gak yg betina gak yg jantan..
setiap ketemu di kejar, klo dapet di gigit, sudah beberapa kali coba di bwain kucing betina, awlnya di kejar2, kadang jg nyiumin alat kelamin betina, tapi beberpa hari kemudian di cuekin saja tuh kucing betinanya, ) apakah kucingku punya kelainan seks yah?? tau bgmn....
terima kasih buat adminnya untuk responnya. email saya icoyeeh@ymail.com

Mohammad Akbar said...

untuk kucing jantan dan betina yang belum kenal, jika mau dikawinkan jangan lansung disatukan dalam satu kandang, jelas aja gak mau, manusia aja diajak nikah sama orang yang ga kenal aja gak mau, kandangny dipisahkan, kemudian didekatkan kandangnya, kira2 setelah 3/4 hari mereka gak akan galak2anlagi, atau setelah dirasa tidak lagi terjadi perilaku defensif dari masing2 kucing, baru bisa disatukan kandangnya atau di lepas dalam satu ruangan yang sama,kalau bisa harus satu ras, biar lebih cepat adaptasi, semuanya harus dicoba, teori itu kan untuk di praktekan, bukan untuk dibantah, kasian kucingnya udah 2 taun gak kawin2.. bisa kena kanker prostat tuh,, kalo ga bisa ngurus kucing mending jual ja lagi, kasian kucingnya kesiksa..

Ra Ma Nia said...

Thanks..
info yang sangat bermanfaat...
semoga semua berjalan lancar ^_^

Arfan Azis said...

Kalau dr kecil d rawat bareng, betina sm jantan apa bisa kawin?.. Soalnya kucing saya sdh msg2 1 tahun.. Tp nggak kawin2.. Bagaimana m3ngawini nya gan?.. Thanks utk jawaban nya yg sgt penting bagi saya..

Artikel yang terkait